BAB II
PEMBAHASAN
A. Permasalahan di mi sukajadi
Sekolah mi sukajadi adalah sekolah mi yang
terletak di desa sukajadi kecamatan pamarican, kabupaten ciamis, yang di kepala
sekolahi oleh bapak Aip Syarif Hidayat, dengan guru pengajar 7 orang. Sekolah ini
termasuk sekolah terbaik di desa sukajadi, selain fasilitasnya yang lumayan
lengkap juga terdapat guru-guru yang sangat kreatif dan juga dekat dengan
siswa-siswinya, tempat ini juga dekat dengan mushola, sehingga mengutamakan
sholat berjama’ah,
Sekolah ini terdapat enam kelas, dari
kelas satu sampai kelas enam, dan saya akan membahas permasalahan di kelas
lima, yang di wali kelasi oleh seorang guru laki-laki yang bernama Bp. Muhammad
Yasin, dan siswa yang bermasalah yaitu seorang anak laki-laki, yang belum mampu membaca bahasa
arab, tapi penulisannya dia cukup bisa, hanya membacanya saja yang belum mampu,
menurut teman-temannya dia sedikit pendiam dan mudah tersinggung, sehingga dia tidak terlalu akrab
dengan teman-temannya, menurut teman-temannya juga dia anak yang lumayan baik.
B. Objeknya
Setelah
saya mewawancarai wali kelasnya,anak yang bermasalah tersebut bernama deswa,
deswa seperti itu karena dua faktor, yaitu ekonomi dan faktor keluarga, deswa
adalah salah satu anak yang menjadi korban perpisahan kedua orang tuannya,dia
ikut dengan ibunya, tetapi ibunya malah bekerja ke arab saudi, sehingga
sekarang dia tinggal dengan neneknya, dia pun terkanal suka membolos, dan juga
pulang setengah hari.
Menurut teman-temannya deswa anak yang
pendiam, dan mudah tersinggung,dia juga tak mudah bergaul, sehingga dengan
membolos lah salah satu bentuk pembrontakan dia, padahal saat itulah dia sedang
membutuhkan dukungan baik dari keluarga, guru, bahkan teman-teman sebayanya,
Menurut pendapat saya deswa sedang mengalami
kekecewaan yang mendalam, karena kurangnya percilhatian dari kedua orang
tuannya, walaupun dia tinggal dengan neneknya, akan tetap berbeda, dan sangat mempengaruhi
kejiwaan anak tersebut, dan cara mendidiknya pun berbeda pula, karena nenek
tersebut memposisikannya sebagai nenek
bukan sebagai ibu, neneknya juga sibuk dengan kegiatannya, sehingga dia tidak
tau persis apa yang di kerjakan deswa, karena tidak mendapat pantauan yang
ketat dari neneknya, jadi deswa merasa bebas
Deswa di tinggal ibu dan ayahnya sejak
kelas dua sd, saat umurnya sembilan tahun deswa harus sudah mengalami hal ini,
dan dia tidak mempunyai tempat untuk menikmati masa kecilnya, neneknya pun
mempunyai kesibukan tersendiri, di tambah di sekolah yang kurang menyenangkan,
dan pelajaran bahasa arab yang di pandangnya sebagai pelajaran yang
menyeramkan.
C.Cara guru tersebut mengatasinya
Dan cara mengatasi permasalahan tersebut,
guru kelasnya memberikan pengajaran khusus untuknya yaitu membaca iQro, pengajaran
iqro tersebut di laksanakan saat siswa-siswi yang lainnya sedang istirahat . Kurang
lebih pelatihan tersebut di laksanakan empat kali dalam seminggu, dan menurut saya,
cara bapak tersebut mengatasi masalah belajar anak tersebut sudah sangat bagus,
dan cukup efisien bagi anak tersebut. Menurut informasi yang saya dapatkan, deswa
tidak mengenyam pendidikan iqro sebelumnya, sehingga dia berbeda dengan siswa-siswi
yang lainnya, yang sudah mampu membaca tulisan bahasa arab, mungkin karena
faktor ekonomi atau yang lainnya, dia juga bukan anak yang rajin,dia malah
menghindari mata pelajaran tersebut dengan membolos, apalagi saat dia kelas
empat, dia lebih sering pulang setengah hari yaitu pada saat istirahat,
Setelah saya mewawancarai wali kelasnya, bahwa
mengajar deswa butuh kesabaran, selain deswanya yang malas dia juga sulit
menangkap pelajaran dengan cepat, tapi bapak tidak akan putus asa mengajar
deswa sampai dia bisa, saya sangat kagum dengan kegigihan bapak yasin tesebut,
apalagi bila pengajarannya dengan metode yang menyenangkan, hal itu bisa
membantu deswa mengubah presepsi nya tentang pelajaran bahasa arab.
Menurut pedapat saya permasalahan deswa ini
butuh perhatianyang cukup besar, tidak sedikit anak yang latar belakangnnya
seperti deswa tersebut, perhatian dari orang terdekatlah seperti keluarga, dan
juga teman sebayanya, pada saat seperti ini deswa membutuhkan dukungan moril
dari teman-temannya, bukan dengan menjauhinya, akan membuat deswa tidak
mempunyai tempat untuk mencurahkan perasaannya,dan walaupun orang tuanya sudah
berpisah, mereka harus tetap memperhatikannya, apalagi masa-masa sekarang, di
mana keluargalah yang sangat berperan dalam perkembangan psikisnya,
Inilah yang harus menjadi PR kita semua,
jangan sampai generasi kita mempunyai permasalahan yang akan mengganggu
perkembangan kejiwaanya, karena masalah ini sangat berpengaruh terhadap kepribadiannya
nanti, jika tidak ditangani dengan tepat, anak tersebut akan kehilangan arah
dan akan sulit mengarahkannya kembali.
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Segala
puji bagi Allah yang memberikan kekuatan
kepada kami untuk menyusun hasil laporan observasi kepada anak mi kelas lima,
mi sukajadi adalah sekolah mi yang terletak di desa sukajadi, kecamatan
pamarican, kabupaten ciamis, sekolah ini berbatasan dengan banjarsari dengan
jumlah murid 26 (kelas lima, dan jumlah guru tujuh orang, dan di kepala sekolahi oleh Bp Aip syarif hidayat. Di sekolah tersebut terdapat permasalahan
belajar, khususnya di kelas lima, Penyusunan laporan ini kami ajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah psikologi.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah ada
permasalahan di sekolah mi ?
2. Siapa siswa
tersebut dan apa penyebabnya ?
3. Dan bagaimana
cara mengatasi permasalahan tersebut ?
C. Tujuan Penulisan
1.
Untuk mengetahui apakah ada permasalahan di sekolah tersebut.
2.
Untuk mengetahui cara mengatasi permasalahan tersebut.
3.
Sebagaimenuhan tugas struktur mata pendidikan psikologi
D. Metode Penulisan
Dalam
pembuatan laporan ini kami mennggunakan metode observasi. Dimana kami langsung
terjun kelapangan, dan menemui objeknya.
KATA PENGANTAR
Segalapujibagi Allah yang memberikan kekuatan kepada
kami untuk menyusun Laporan
yang berjudul “LAPORAN PERMASALAHAN
DI SEKOLAH”. Penyusunan laporan
ini kami ajukan untuk memenuhi salah satu tugas matakuliah PSIKOLOGI. Penyusun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini. Penyusun menyadari bahwa dalam pembuatan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penyusun meminta maaf apabila dalam pembuatan laporan ini masih
banyak kesalahan dan penyusun meminta kepada para pembaca untuk memberik ritik dan sarannya.
Semoga laporan ini bermanfaat, khususnya bagi penyusun dan umumnya untuk para pembaca.
Ciamis, Januari
2013
penyusun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar