Assalamu'alaikum

Selamat Datang di Blogspot Ummi Muftasiroh

Selasa, 23 April 2013

makalah



BAB II
PEMBAHASAN

A. Permasalahan di mi sukajadi
Sekolah mi sukajadi adalah sekolah mi yang terletak di desa sukajadi kecamatan pamarican, kabupaten ciamis, yang di kepala sekolahi oleh bapak Aip Syarif Hidayat, dengan guru pengajar 7 orang. Sekolah ini termasuk sekolah terbaik di desa sukajadi, selain fasilitasnya yang lumayan lengkap juga terdapat guru-guru yang sangat kreatif dan juga dekat dengan siswa-siswinya, tempat ini juga dekat dengan mushola, sehingga mengutamakan sholat berjama’ah,
Sekolah ini terdapat enam kelas, dari kelas satu sampai kelas enam, dan saya akan membahas permasalahan di kelas lima, yang di wali kelasi oleh seorang guru laki-laki yang bernama Bp. Muhammad Yasin, dan siswa yang bermasalah yaitu seorang anak  laki-laki, yang belum mampu membaca bahasa arab, tapi penulisannya dia cukup bisa, hanya membacanya saja yang belum mampu, menurut teman-temannya dia sedikit pendiam dan mudah  tersinggung, sehingga dia tidak terlalu akrab dengan teman-temannya, menurut teman-temannya juga dia anak yang lumayan baik.
B. Objeknya
 Setelah saya mewawancarai wali kelasnya,anak yang bermasalah tersebut bernama deswa, deswa seperti itu karena dua faktor, yaitu ekonomi dan faktor keluarga, deswa adalah salah satu anak yang menjadi korban perpisahan kedua orang tuannya,dia ikut dengan ibunya, tetapi ibunya malah bekerja ke arab saudi, sehingga sekarang dia tinggal dengan neneknya, dia pun terkanal suka membolos, dan juga pulang setengah hari.
Menurut teman-temannya deswa anak yang pendiam, dan mudah tersinggung,dia juga tak mudah bergaul, sehingga dengan membolos lah salah satu bentuk pembrontakan dia, padahal saat itulah dia sedang membutuhkan dukungan baik dari keluarga, guru, bahkan teman-teman sebayanya,
Menurut pendapat saya deswa sedang mengalami kekecewaan yang mendalam, karena kurangnya percilhatian dari kedua orang tuannya, walaupun dia tinggal dengan neneknya, akan tetap berbeda, dan sangat mempengaruhi kejiwaan anak tersebut, dan cara mendidiknya pun berbeda pula, karena nenek tersebut  memposisikannya sebagai nenek bukan sebagai ibu, neneknya juga sibuk dengan kegiatannya, sehingga dia tidak tau persis apa yang di kerjakan deswa, karena tidak mendapat pantauan yang ketat dari neneknya, jadi deswa merasa bebas
Deswa di tinggal ibu dan ayahnya sejak kelas dua sd, saat umurnya sembilan tahun deswa harus sudah mengalami hal ini, dan dia tidak mempunyai tempat untuk menikmati masa kecilnya, neneknya pun mempunyai kesibukan tersendiri, di tambah di sekolah yang kurang menyenangkan, dan pelajaran bahasa arab yang di pandangnya sebagai pelajaran yang menyeramkan.  

C.Cara guru tersebut mengatasinya
Dan cara mengatasi permasalahan tersebut, guru kelasnya memberikan pengajaran khusus untuknya yaitu membaca iQro, pengajaran iqro tersebut di laksanakan saat siswa-siswi yang lainnya sedang istirahat . Kurang lebih pelatihan tersebut di laksanakan empat kali dalam seminggu, dan menurut saya, cara bapak tersebut mengatasi masalah belajar anak tersebut sudah sangat bagus, dan cukup efisien bagi anak tersebut. Menurut informasi yang saya dapatkan, deswa tidak mengenyam pendidikan iqro sebelumnya, sehingga dia berbeda dengan siswa-siswi yang lainnya, yang sudah mampu membaca tulisan bahasa arab, mungkin karena faktor ekonomi atau yang lainnya, dia juga bukan anak yang rajin,dia malah menghindari mata pelajaran tersebut dengan membolos, apalagi saat dia kelas empat, dia lebih sering pulang setengah hari yaitu pada saat istirahat,
Setelah saya mewawancarai wali kelasnya, bahwa mengajar deswa butuh kesabaran, selain deswanya yang malas dia juga sulit menangkap pelajaran dengan cepat, tapi bapak tidak akan putus asa mengajar deswa sampai dia bisa, saya sangat kagum dengan kegigihan bapak yasin tesebut, apalagi bila pengajarannya dengan metode yang menyenangkan, hal itu bisa membantu deswa mengubah presepsi nya tentang pelajaran bahasa arab.
Menurut pedapat saya permasalahan deswa ini butuh perhatianyang cukup besar, tidak sedikit anak yang latar belakangnnya seperti deswa tersebut, perhatian dari orang terdekatlah seperti keluarga, dan juga teman sebayanya, pada saat seperti ini deswa membutuhkan dukungan moril dari teman-temannya, bukan dengan menjauhinya, akan membuat deswa tidak mempunyai tempat untuk mencurahkan perasaannya,dan walaupun orang tuanya sudah berpisah, mereka harus tetap memperhatikannya, apalagi masa-masa sekarang, di mana keluargalah yang sangat berperan dalam perkembangan psikisnya,
Inilah yang harus menjadi PR kita semua, jangan sampai generasi kita mempunyai permasalahan yang akan mengganggu perkembangan kejiwaanya, karena masalah ini sangat berpengaruh terhadap kepribadiannya nanti, jika tidak ditangani dengan tepat, anak tersebut akan kehilangan arah dan akan sulit mengarahkannya kembali.   

                                               
                                                           




















BAB I
PENDAHULUAN


A.Latar Belakang

Segala puji bagi  Allah yang memberikan kekuatan kepada kami untuk menyusun hasil laporan observasi kepada anak mi kelas lima, mi sukajadi adalah sekolah mi yang terletak di desa sukajadi, kecamatan pamarican, kabupaten ciamis, sekolah ini berbatasan dengan banjarsari dengan jumlah murid 26 (kelas lima, dan jumlah guru tujuh orang, dan di kepala sekolahi oleh Bp Aip syarif hidayat. Di sekolah tersebut terdapat permasalahan belajar, khususnya di kelas lima,  Penyusunan laporan  ini kami ajukan untuk memenuhi  salah satu tugas mata kuliah psikologi.

B. Rumusan Masalah
1. Apakah ada permasalahan di sekolah mi ?
2. Siapa siswa tersebut dan apa penyebabnya ?
3. Dan bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut ?
C. Tujuan Penulisan
            1. Untuk mengetahui apakah ada permasalahan di sekolah tersebut.
            2. Untuk mengetahui cara mengatasi permasalahan tersebut.
            3. Sebagaimenuhan tugas struktur mata pendidikan psikologi
D. Metode Penulisan
            Dalam pembuatan laporan ini kami mennggunakan metode observasi. Dimana kami langsung terjun kelapangan, dan menemui objeknya.

       
KATA PENGANTAR


Segalapujibagi  Allah yang memberikan kekuatan kepada kami untuk menyusun Laporan yang berjudul “LAPORAN PERMASALAHAN DI SEKOLAH”. Penyusunan laporan ini kami ajukan untuk memenuhi salah satu tugas matakuliah PSIKOLOGI. Penyusun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini. Penyusun menyadari bahwa dalam pembuatan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penyusun meminta maaf apabila dalam pembuatan laporan ini masih banyak kesalahan dan penyusun meminta kepada para pembaca untuk memberik ritik dan sarannya.
Semoga laporan ini bermanfaat, khususnya bagi penyusun dan umumnya untuk para pembaca.



Ciamis, Januari 2013
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          penyusun










Tidak ada komentar:

Posting Komentar